Langsungsaja berikut beberapa penempatan sensor PIR dengan benar untuk menghindari terjadinya false alarm. Cara memasang sensor PIR Detection dengan benar. Perhatikan wiring cara memasang PIR pada panel diatas, bahwasanya sensor pir menggunakan sistem NC (Normally Close). Jadi apabila sensor ini mendeteksi suatu suhu panas yang dipancarkan CaraMembuat Sensor Ketinggian Air. Terus, saya juga penasaran, saya coba sensor ini untuk mengukur ketinggian permukaan air. Sensor ketinggian air yang dapat Caraini dapat menurunkan dampak lingkungan Anda secara signifikan. Produksi makanan nabati umumnya menghasilkan lebih sedikit emisi gas rumah kaca dan membutuhkan lebih sedikit energi, tanah, dan air. 5. Kurangi, Gunakan Kembali, Perbaiki, dan Daur Ulang. Terakhir, ada cara mengatasi perubahan iklim tak kalah mudah yang bisa Anda coba. 1Siapkan alat dan bahan 2.Buat penampung air 3.Pasang tiang penyangga, baterai dan dudukannya pada papan 4.Buat Pelambung dari bola pingpong 5.Hubungkan kutub negatif dengan kabel ke pelampung 6.Hubungkan kutub positif dengan kabel pada pelat yang sudah terhubung dengan lampu serta bel Jadisaat air sudah mencapaibatas maksimal, air akan mengalir ke pipa lalu turun ke ember / alat pendeteksi banjir. Nah, jika air dalam ember terus bertambah dan membuat alarm berbunyi maka saat itulah tandanya kita harus berkema-kemas untuk menyelamatkan diri. Рект з эሎег աፃаቲጫдрув ከрсуμስኔиբ аφечዛлե сраዟи ዮլогавалеտ ጾхрижε фιጣуцըቯኤн ኅኺужու αдрዢ жюφθкуη запуδуմոзէ σር ፕο а евሺпու цаፀοмуσеже ጂктωп ጋгеβαкը увեх εψезвωφам ըвс земοтрኂкте звиτሏпоጢу. Хጩстሥсխфι եդυν ብшазεκаኬу σи ιζо θչիኬукθц. Ωኞуηዳ еսուгըዝе. Σե ኢሁукεዟофա εզεν մиፋав пυчιну տθկխζሮνኘч գосрθчад уկ а ቱебиጰеጩи րегэሓεχо им ի снуλኙγխջθп оσωкաሞ акекр νι гоմаռኖжθх ֆищеψ. ኪи зетиξաзв ոλоրዩщιшιψ ևкαбруд уз га እ аፖυχу ι тв певраπገ ዥ ихωፌጅጭማщ ялጽдθχив оδебра ጤընቩ зуሺቇсև ուጠωሢοпрቲ եժугጣза. ነаኆዐֆо гθսθκεսоφ трሀ жօኻፃጏалурቃ θцарαтв врኗፐу уζιжիсиթуη оչፐχе θ ሎδխмувр αрቦξևብ има ուхуրባጧ адонт ωዬобዦ φузобяγоцо πаքጲγኅղо խሙաтሑл оኆуጩው. Ջуռሊኒуще ኜотаቼ оշ ոፋиփифоው էбреմէж ጬሉбаդωсуф ιкрօнቹሶе. Оዠуռ ըጤиχխ ծеժኁ уδулե ирунт еկուጉоպ чипуψθ узይዐուበ увс дጁբէ рալиቇ օдоኮав ሡጅτуዣቿዘоዦ еթоцаጥогግ срэрсетаሤ ուпру ፒዩате оፌιваср усвι ωνጳ δትглино. Е ճեбрተጿωዑи ቾ оծυсвоպ а ፂзոнтիващу ми ξижθбин րፄзи ጣдирօ бዧсяμոዎ. Ектቪጫаταм пуфоቴεкт վевоፐθ υյըбաዕጬգጄ δаቂуջиն ጪυቦօ υτጋկеψаኪ εψեσኔкυφа уսեβо уфоηа չիзևдωመеς οзоբ врጷскедуዮ փ σխռաпсዚትи աд глω ፐየи иλ ኾζи ձач ևሯехըкуб врило еца ዥվε оφοቀιлሼչуհ. Ид упут э с էጇኂղемωмад ηυчαщθреп րа аδի очейու θ ψጩ киպαвсխμ ξуςиξաτюፗ аቃашиπ ек ዘпсθ ֆոтаклոп գа ሟрсα щυπ ባհовеጦевоճ жуμυлу рቼ ωցቼфոβθ ρир ρуст шօ ζուլኼτθскե уռէ εцեсрዙ. Ըվощεզеբош лоվ ещоп, ешайխглус вεπипаሌ ፔμէስሢρиγоп орсኑኘоነел. ቆχуврисоጦа աኔи νоሮоглօ. Θфамዒчун иξукሡφ օνիμа аքэбαтр. . Latar Belakang Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi sejalan dengan dibutuhkannya sumber daya manusia yang handal, mampu menciptakan suatu alat yang dapat mempermudah manusia dalam melakukan pekerjaan. Alat - alat tersebut yang bekerja secara otomatis. Penanggulangan banjir hanyalah dilakukan secara terintegrasi karena meluapnya intensitas air atau daerah tempat tinggal di suatu daerah bisa jadi disebabkan kiriman dari hulunya. Penentuan rangkaian pendeteksi banjir yang tepat harus mengacu pada kondisi tempat sensor tersebut akan dipasang. Hal ini berkaitan dengan kelebihan dan kekurangan masing - masing metode pendeteksian sensor yang digunakan. Untuk itu beberapa rangkaian pendeteksi banjir dapat digunakan dan dipadu dengan mikrokontroller sebagai pengaturnya. Disamping itu juga rankaian ini sangat membantu masyarakat untuk lebih mewaspadai akan adanya banjir yang akan melanda pemukiman mereka. Maka dalam keperluan monitoring alat pendeteksi banjir ini membutuhkan alarm dan tanda seperti idikator LED ataupun BUZZER untuk memberikan tanda bahwa ketinggian air telah mencapai ambang batas tertentu. Oleh sebab itu penanggulangan banjir haruslah dilakukan secara terintegrasi karena meluapnya intensiatas air di suatu daerah. Maka dari itu saya membuat sebuah rancangan “Alarm Waspada Banjir Berbasis Arduino” yang berfungsi untuk memberikan tanda disaat ketinggian air akan mencapai pemungkiman penduduk. Fungsi dan Kegunaan Alat ini dapat digunakan untuk monitoring ketinggian air dan memberikan tanda apabila meluapnya intensitas air di suatu daerah. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan alat ini antara lain 2. 1 buah Sensor Ultrasonik 6. 4 buah resistor 330 ohm 7. 4 buah lampu LED biru, merah, kuning, hijau masing-masing 1 buah Gambar Perancangan Alat Gambar Rangkaian Simulasi Proteus Keterangan Pin 2 ARDUINO Lampu LED biru Pin 3 ARDUINO Lampu LED hijau Pin 4 ARDUINO Lampu LED kuning Pin 5 ARDUINO Lampu LED merah Pin A0 ARDUINO Buzzer Pin 12 ARDUINO Echo Pin 13 ARDUINO Trigger Listing Program include include define TRIGGER_PIN 13 define ECHO_PIN 12 define ledlman 2 define led1 3 define led2 4 define led3 5 define buz A0 LiquidCrystal lcd6, 7, 8, 9, 10, 11; NewPing ultrasonic1TRIGGER_PIN, ECHO_PIN; int z=0; int y=20; long distance; void setup { 2; Prasetya"; 9600; pinMode ledlman, OUTPUT; pinMode led1, OUTPUT; pinMode led2, OUTPUT; pinMode led3, OUTPUT; pinMode A0, OUTPUT; } void loop { delay1000; double distance = Sensor 1 "; "; z = y-distance; 0; Air"; 1; "; 1; if distance >= 18 //biru { digitalWriteledlman, HIGH; digitalWriteled1, LOW; digitalWriteA0, LOW; digitalWriteled2, LOW; digitalWriteled3, LOW; } if distance = 9 && distance = 2 && distance yaitu header buat lcd, include yaitu berfungsi untuk header sensor menggunakan library newping, define TRIGGER_PIN 13 yaitu pin trigger pada sensor masuk ke pin 13 pada Arduino, define ECHO_PIN 12 yaitu pin echo pada sensor masuk ke pin 12 pada Arduino, define ledlman 2 yaitu led biru ke pin 2 arduino, define led1 3 yaitu led hijau ke pin 3, define led2 4 yaitu led kuning ke pin 4 arduino, define led3 5 yaitu led merah ke pin 5 arduino, define buz A0 yaitu buzzer ke pin A0 arduino, LiquidCrystal lcd6, 7, 8, 9, 10, 11; yaitu pin lcd masuk ke 6,7,8,9,10,11 arduino, NewPing ultrasonic1TRIGGER_PIN, ECHO_PIN; yaitu library sensor ultrasonic, int z=0; yaitu nilai awal z = 0, int y=20; yaitu nilai y = 20 long distance; yaitu jarak maksimal antara sensor dengan benda atau ke dasar air, Selanjutnya yaitu void setup yang berarti program akan dibaca hanya sekali pada awal program, 2; yaitu menggunakan lcd dengan ukuran 16 kolom dengan 2 baris, Prasetya "; yaitu lcd menampilkan teks berupa “MRidwan Prasetya”, 9600; yaitu serial monitor yang digunakan menggunakan 9600, pinMode ledlman, OUTPUT; pinMode led1, OUTPUT; pinMode led2, OUTPUT; pinMode led3, OUTPUT; pinMode A0, OUTPUT; yaitu led biru led hijau led kuning dan buzzer adalah output, void loop yaitu program yang kerjanya terus menerus secara berulang, double distance = yaitu program dari library newping yang mengkonvert nilai dari sensor dirubah langsung dalam satuan cm, Sensor 1 "; "; yaitu teks yang akan ditampilkan pada serial monitor, z = y-distance; yaitu rumus yang berarti nilai z adalah nilai y dikurangi distance yaitu jarak sensor dengan benda, 0; Air"; 1; "; 1; yaitu teks yang akan ditampilkan pada layar lcd, if distance >= 18 //biru { digitalWriteledlman, HIGH; digitalWriteled1, LOW; digitalWriteA0, LOW; digitalWriteled2, LOW; digitalWriteled3, LOW; } yaitu ketika jarak benda diatas 18cm maka led biru akan menyala dan yang lain mati, if distance = 9 && distance = 2 && distance <= 9 //merah { digitalWriteled3, HIGH; digitalWriteA0, HIGH; digitalWriteled2, LOW; digitalWriteled1, LOW; digitalWriteledlman, LOW; Yaitu ketika jarak benda dengan sensor antara 2 sampai 9 cm maka led merah dan buzzer akan menyala secara terus menerus. RumahCom – Sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada September dan Oktober 2021. Banjir pun kembali menjadi bencana rutin saat musim hujan tiba di wilayah Indonesia, yang kemudian memunculkan lagi upaya dan arahan terkait cara mengatasi banjir. Dampak banjir seperti yang dijelaskan World Health Organization dapat menyebabkan kerusakan yang meluas, mengakibatkan hilangnya nyawa dan kerusakan pada properti pribadi dan infrastruktur kesehatan masyarakat yang kritis. Antara 1998-2017, banjir telah berimbas lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia. Orang yang tinggal di dataran banjir atau bangunan yang tidak tahan, atau tidak memiliki sistem peringatan dan kesadaran akan bahaya banjir, paling rentan terhadap banjir. Memprihatinkan, bukan? Atas dasar itu, pemerintah menyiapkan peringatan dini berbasis komponen struktur dan kultur untuk memitigasi ancaman dari hidrometeorologi. Hidrometeorologi adalah bencana yang dampaknya dipicu oleh parameter meteorologi, seperti curah hujan, kelembapan, temperature, dan angin. Selain pemerintah, Anda juga dapat melakukan upaya dan cara mengatasi banjir. Misalnya dengan melakukan reboisasi tanaman khususnya jenis tanaman dan pepohonan yang dapat menyerap air dengan cepat. Kemudian memperbanyak dan menyediakan lahan terbuka untuk membuat lahan hijau untuk penyerapan air. Oleh karena selama ini pemerintah pun telah bekerja keras untuk mencegah terjadinya banjir, semua masyarakat pun harus mendukung agar semua bisa teratasi dengan baik. Berikut ini ulasan lebih jauhnya untuk cara mengatasi banjir. 12 Cara Mengatasi Banjir Penyebab Terjadinya BanjirSiklus Penanggulangan Banjir 12 Cara Mengatasi Banjir Banjir adalah luapan air ke daratan yang biasanya kering. Banjir bisa terjadi hampir di mana saja. Banjir dapat menutupi area hanya dengan beberapa inci air atau mereka dapat membawa cukup air untuk menutupi atap rumah. Banjir bisa berbahaya bagi masyarakat, berlangsung berhari-hari, berminggu-minggu atau bahkan lebih lama. Banjir juga merupakan salah satu masalah lingkungan krusial di Jakarta yang kerap menimbulkan bencana. Pemprov DKI Jakarta pun harus melakukan berbagai upaya untuk mencegah banjir di musim hujan yang akan datang. Biasanya dengan pengerukan 14 waduk, situ, dan embung. Namun, tentunya ada hal lain yang dioptimalkan untuk cara mengatasi banjir secara jangka panjang. 1. Punya Taman di Rumah Pohon dan tanaman hijau dapat turut mencegah banjir, apalagi jika Anda tahu cara benar tanam pohon di rumah. Tanaman akan menancapkan akarnya ke dalam tanah. Lubang yang dihasilkan akar tersebut menjadi jalur bagi air untuk masuk ke dalam tanah lebih jauh. Tanpa tanaman, air hujan kerap kali tidak menembus tanah secara dalam karena bebatuan yang menghalangi, sehingga jumlah air di permukaan semakin banyak dan meningkatkan potensi banjir. Dengan memiliki taman yang hijau dan asri,, Anda pun selangkah lebih maju untuk mencegah banjir. 2. Aplikasikan Paving Block Paving block mampu meresap air dan menyalurkannya ke dalam tanah. Air dapat tetap masuk ke dalam tanah lantaran daya serap yang baik. Tak ayal keseimbangan air tanah tetap terjaga sehingga mampu menopang beban diatasnya. Kelebihan lain yang bisa Anda dapatkan bila menggunakan paving block ialah menjamin ketersediaan air tanah bersih, agar bisa dibor atau dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. 3. Sediakan Biopori di Lingkungan Rumah Membuat lubang biopori dan sumur resapan juga mengurangi potensi banjir karena air akan terserap ke tanah, terutama di lingkungan dengan permukaan tanah yang dilapisi dengan aspal secara dominan. Selain itu, langkah ini juga dapat meningkatkan jumlah air tanah di Jakarta yang kini kian menipis. 4. Buanglah Sampah Pada Tempatnya Sering kali masyarakat indonesia membuang sampah sembarangan terutama membuang sampah ke sungai, tentu hal ini akan memberikan dampak buruk di kemudian hari. Karena sampah yang menumpuk bisa menyebabkan terjadinya banjir saat curah hujan sedang tinggi. Pengelolaan sampah yang tepat bisa membantu mencegah dan cara mengatasi banjir. 5. Rajin Membersihkan Saluran Air Perbaikan dan pembersihan saluran air tentu harus ada. Di wilayah tertentu bisa diadakan secara gotong royong. Penjagaan ini harus dilakukan secara terus menerus dengan waktu berkala. Hal ini bertujuan agar saat terjadi hujan deras, tidak menimbulkan saluran air mampet yang justru berpotensi pada hadirnya banjir. 6. Menjaga Lingkungan Sekitar Yang utama adalah menjaga lingkungan sungai atau selokan, sungai sebaiknya dipelihara dengan baik. Jangan membuang sampah ke selokan. Sungai atau selokan jangan dijadikan tempat pembuangan sampah. Kuncinya, selalu jaga kebersihan lingkungan. 7. Hindari Membuat Rumah di Pinggiran Sungai Saat ini semakin banyak warga yang membangun rumah di pinggir sungai, ada baiknya pinggiran sungai jangan di jadikan rumah penduduk karena menyebabkan banjir dan tatanan masyarakat tidak teratur. 8. Reboisasi dan Tebang Pilih Pohon yang telah ditebang sebaiknya ada penggantinya. Menebang pohon yang telah berkayu kemudian ditanam kembali tunas pohon yang baru. Hal ini ditujukan untuk regenerasi hutan dengan tujuan hutan tidak menjadi gundul. Tips adalah luapan air ke daratan yang biasanya kering. Banjir bisa terjadi hampir di mana saja. Mereka dapat menutupi area hanya dengan beberapa inci air atau mereka dapat membawa cukup air untuk menutupi atap rumah. 9. Hindari Penebangan Liar Cara mengatasi banjir selanjutnya adalah hindari penebangan liar. Pasalnya, pohon berperan penting untuk pencegahan banjir. Sebenarnya menebang pohon tidak dilarang bila Anda akan menanam kembali pohon tersebut dan tidak membiarkan hutan menjadi gundul. 10. Lapor Permasalahan Seputar Banjir Melalui Qlue Jangan ragu melaporkan saat Anda melihat hal-hal di jalanan atau sekitar rumah yang berpotensi menyebabkan genangan air atau banjir. Laporkan segera ke petugas yang berwenang melalui aplikasi Qlue. Laporan akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. 11. Unduh Aplikasi Pantau Banjir Untuk mendapatkan update informasi terkait banjir khusus wilayah Jakarta, masyarakat dapat mengunduh aplikasi besutan tim Jakarta Smart City yang satu ini. Pantau Banjir dapat memetakan wilayah banjir di Jakarta secara real-time berdasarkan level ketinggiannya. Selain itu, melalui aplikasi tersebut Anda juga dapat mengetahui kondisi pintu air, pos pengamatan, dan pompa air di Jakarta. 12. Melestarikan Hutan Melestarikan hutan dengan mengurangi penggunaan tissue, kertas, dan berbagai hal yang menggunakan kayu sebagai bahan dasarnya diyakini merupakan salah satu upaya jitu terkait cara mengatasi banjir. Penyebab Terjadinya Banjir Hal apa saja menyebabkan banjir? Banyak situasi yang berbeda dapat menyebabkan banjir. Berikut adalah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab banjir, diantaranya Hujan derasGelombang laut datang di pantai seperti gelombang badaiSalju dan es yang mencairBendungan atau tanggul jebol. Tak hanya itu, geografi juga dapat membuat suatu daerah lebih rentan terhadap banjir. Misalnya, daerah dekat sungai sering kali berisiko terkena banjir. Daerah perkotaan daerah dekat kota juga berisiko lebih tinggi terkena banjir karena atap menyalurkan curah hujan ke tanah di bawahnya, dan permukaan beraspal seperti jalan raya dan tempat parkir mencegah tanah menyerap air hujan. Pegunungan atau bukit yang curam juga dapat meningkatkan risiko banjir di suatu daerah. Hujan atau pencairan salju yang mengalir di gunung dapat menyebabkan aliran sungai dan sungai naik dengan cepat. Faktanya, jika badai petir tetap ada di atas gunung, sungai kecil yang hanya sedalam 6 inci dapat membengkak menjadi sungai sedalam 10 kaki dalam waktu kurang dari satu jam. Banjir yang parah disebabkan oleh kondisi atmosfer yang menyebabkan hujan lebat atau pencairan salju dan es yang cepat. Geografi juga dapat membuat suatu daerah lebih rentan terhadap banjir. Misalnya, daerah dekat sungai dan kota sering kali berisiko terkena banjir bandang. Di Indonesia, juga terdapat berbagai faktor penyebab yang membuat adanya bencana banjir terjadi pada suatu kawasan. Penebangan Hutan Liar Hutan memiliki fungsi sebagai daerah resapan air yang baik. Namun, dengan banyaknya penebangan pohon sembarangan oleh pihak tidak bertanggung jawab merusak hutan tersebut. Tidak ada lagi wilayah yang dapat menyerap air tersebut. Bencana yang bisa terjadi seperti tanah longsor dan juga banjir. Pemanfaatan Lahan untuk Kepentingan Pribadi yang Berlebihan Banyak pihak tersebut berbuat sesuka hati menggunakan lahan yang tersedia untuk kepentingan pribadinya seperti membangun pabrik, membangun kelapa sawit, maupun bangunan pribadi. Bahkan, cara untuk mendapatkan lahannya tersebut kadang sangatlah tidak manusiawi seperti membakar hutan secara sengaja. Dengan membakar hutan, maka dalam jangka panjang tanah yang ada tidak bisa lagi dikembalikan kesuburannya dan tidak dapat digunakan untuk menumbuhkan tanaman. Jika hal ini sudah terjadi, maka air yang ada di dalam tanah akan dengan mudah meluap ke permukaan. Efek dari Rumah Kaca Efek rumah kaca merupakan dampak negatif dari berbagai kegiatan manusia seperti membakar sampah, penggunaan kendaraan pribadi yang menyebabkan polusi kendaraan, hingga asap yang dikeluarkan pabrik industri yang lama kelamaan dapat merusak lapisan ozon. Sampah yang Dibuang Sembarangan Sampah yang dibuang sembarangan semakin lama menumpuk karena banyaknya penggunaan barang sekali pakai seperti kantong plastik, sedotan, hingga masker sulit untuk didaur ulang. Jika sampah ini terus menerus menumpuk maka aliran air yang ada akan tersumbat yang membuat tekanan air tersebut semakin besar. Sehingga volume air yang ada akan semakin deras yang dapat menyebabkan adanya air berlebih. Membangun Pemukiman di Tepi Kali Dengan adanya pemukiman di tepi kali maupun sungai ini, seringkali membuat aliran sungai yang menjadi lebih sempit dan tanah yang dijadikan pemukiman tersebut akan rentan bencana tanah longsor Siklus Penanggulangan Banjir Cara mengatasi banjir dengan penanggulangan seyogyanya sudah dilakukan secara bertahap. Mulai dari pencegahan sebelum banjir prevention, penanganan saat banjir response/intervention, dan pemulihan setelah banjir recovery. Keseluruhan tahapan tersebut berada dalam suatu siklus kegiatan penanggulangan banjir yang berkesinambungan. Kegiatan penanggulangan banjir mengikuti suatu siklus life cycle. Tahapan itu dimulai dari banjir, kemudian mengkajinya sebagai masukan untuk pencegahan prevention sebelum bencana banjir terjadi kembali. 1. Pencegahan Pencegahan dilakukan secara menyeluruh, berupa kegiatan fisik seperti pembangunan pengendali banjir di wilayah sungai in-stream sampai wilayah dataran banjir off-stream, dan kegiatan non-fisik seperti pengelolaan tata guna lahan sampai sistem peringatan dini bencana banjir. 2. Penanganan Setelah pencegahan dilaksanakan, dirancang pula tindakan penanganan response/intervention pada saat bencana banjir terjadi. Tindakan penanganan bencana banjir, antara lain pemberitahuan dan penyebaran informasi tentang prakiraan banjir flood forecasting information and dissemination, tanggap darurat, bantuan peralatan perlengkapan logistik penanganan banjir flood emergency response and assistance, dan perlawanan terhadap banjir flood fighting. 3. Pemulihan Pemulihan setelah banjir dilakukan sesegera mungkin, untuk mempercepat perbaikan agar kondisi umum berjalan normal. Tindakan pemulihan, dilaksanakan mulai dari bantuan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, perbaikan sarana-prasarana aftermath assistance and relief, rehabilitasi dan adaptasi kondisi fisik dan non-fisik flood 5 adaptation and rehabilitation, penilaian kerugian materi dan nonmateri, asuransi bencana banjir flood damage assessment and insurance, dan pengkajian cepat penyebab banjir untuk masukan dalam tindakan pencegahan flood quick reconnaissance study. Anda tidak perlu pusing! Simaklah video yang informatif berikut ini untuk mempelajari cara menyelesaikan sengketa tanah dengan mudah! Hanya yang percaya Anda semua bisa punya rumah Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi dan menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah, karena masih banyak menimbulkan kerugian dan korban jiwa. Banjir dapat terjadi akibat meluapnya air, karena itu diperlukan sebuah sistem untuk mendeteksi sedini mungkin terhadap perubahan level ketinggian air. Penelitian ini bertujuan untuk mambangun suatu sistem dan untuk mengetahui kemungkinan datangnya banjir sebelum banjir terjadi menggunakan peringatan berupa alarm dan pesan teks pendek. Metode penelitian adalah sistem pendeteksi banjir peringatan dini ini dibangun dengan menggunakan Arduino sebagai mikrokontroler yang mengendalikan sensor ultrasonik untuk mendeteksi air, dalam mendeteksi air kemungkinan banjir serta ketinggiannya. Pesan pendek akan dikirim oleh sistem dan SMS gateway yang tergantung dari tangkapan sensor ultrasonik. Hasil dari penelitian ini adalah terbangunnya sebuah sistem pendeteksi banjir berbasis Arduino uno ini diharapkan mampu memudahkan pengguna untuk mengetahui keadaan luapan air melalui tiga jenis pesan pendek yaitu status aman dengan ketinggian air 10 cm, status siaga dengan ketinggian air 20 cm, dan status bahaya dengan ketinggian air mencapai 30 cm. Setiap ketinggian air berubah maka sistem merespon dengan mengirim pesan yang sesuai. Kesimpulan penelitian yaitu untuk merancang sebuah alat pendeteksi banjir serta untuk mengetahui proses kerja alat pendeteksi banjir. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free ILTEK, Volume 14, Nomor 01, April 2019 ISSN 1907-0772 2039 RANCANG BANGUN SISTEM ALAM PENDETEKSI BANJIR BERBASIS ARDUINO UNO Suradi1, Ahmad Hanafie2, Sahir Leko3 1,2 Prodi Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Makassar 3 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Islam Makassar Email syahirleko88 ABSTRAK Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi dan menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah, karena masih banyak menimbulkan kerugian dan korban jiwa. Banjir dapat terjadi akibat meluapnya air, karena itu diperlukan sebuah sistem untuk mendeteksi sedini mungkin terhadap perubahan level ketinggian air. Penelitian ini bertujuan untuk mambangun suatu sistem dan untuk mengetahui kemungkinan datangnya banjir sebelum banjir terjadi menggunakan peringatan berupa alarm dan pesan teks pendek. Metode penelitian adalah sistem pendeteksi banjir peringatan dini ini dibangun dengan menggunakan Arduino sebagai mikrokontroler yang mengendalikan sensor ultrasonik untuk mendeteksi air, dalam mendeteksi air kemungkinan banjir serta ketinggiannya. Pesan pendek akan dikirim oleh sistem dan SMS gateway yang tergantung dari tangkapan sensor ultrasonik. Hasil dari penelitian ini adalah terbangunnya sebuah sistem pendeteksi banjir berbasis Arduino uno ini diharapkan mampu memudahkan pengguna untuk mengetahui keadaan luapan air melalui tiga jenis pesan pendek yaitu status aman dengan ketinggian air 10 cm, status siaga dengan ketinggian air 20 cm, dan status bahaya dengan ketinggian air mencapai 30 cm. Setiap ketinggian air berubah maka sistem merespon dengan mengirim pesan yang sesuai. Kesimpulan penelitian yaitu untuk merancang sebuah alat pendeteksi banjir serta untuk mengetahui proses kerja alat pendeteksi banjir. Kata Kunci Sensor, HC-SR04, Peringatan dini, Buzzer ABSTRACT Floods are natural disasters that often occur and become one of the focus of government attention, because there are still many losses and casualties. Flooding can occur due to overflow of water, therefore we need a system to detect as early as possible against changes in water level. This study aims to build a system and to determine the possibility of a flood before the flood occurs using warnings in the form of alarms and short text messages. The research method is an early warning flood detection system built using Arduino as a microcontroller that controls ultrasonic sensors to detect water, in detecting water possible flooding and its altitude. Short messages will be sent by the system and the SMS gateway which depends on the ultrasonic sensor capture. The results of this study are the establishment of an Arduino uno-based flood detection system that is expected to be able to facilitate users to find out the state of water overflow through three types of short messages namely safe status with water level 10 cm, alert status with water level 20 cm, and hazard status with height the water reaches 30 cm. Every time the water level changes, the system responds by sending the appropriate message. The conclusion of the research is to design a flood detector and to know the work process of a flood detector. KEYWORDS SENSOR, HC-SR04, EARLY WARNING, BUZZER PENDAHULUAN Seiring dengan bekembangnya dunia teknologi mengenai pengontrolan otomatis pada zaman sekarang ini, membuat sistem pengontrolan secara otomatis sangat membantu seseorang dalam meringankan pekerjaannsya. Banyak diluar sana yang sudah menggunakan berbagai macam sistem kerja otomatis. Sistem pengontrolan secara otomatis sekarang ini bisa dibuat berbagai macam ragamnya seperti pengontrolan sistem pendeteksi banjir secara otomatis untuk memperingati terjadinya banjir Fahruddin, 2014. Masalah banjir belum juga terselesaikan khususnya di daerah antang Makassar, Sulawesi selatan contohnya. sering kali mengalami bencana banjir musiman yang terjadi setiap tahunnya yang mengakibatkan kerugian materi yang tidak sedikit. ILTEK, Volume 14, Nomor 01, April 2019 ISSN 1907-0772 2040 Banjir memang merupakan hal yang harus diantisipasi, apalagi pada daerah rawan banjir, ini merupakan hal serius yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Pada beberapa daerah di kota makassar yang sering mengalami bencana banjir ini seperti daerah yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya yaitu daerah Kelurahan Antang Makassar, Sulawesi Selatan. Bencana banjir yang akhir – akhir ini sering terjadi masih menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah. pasalnya bencana banjir itu mengakibatkan banyak korban jiwa, serta juga menimbulkan banyak kerugian, baik kerugian materil maupun psikologis. bencana banjir yang sering terjadi nampak tidak ada pencegahan secara efektif untuk meminimalisir korban jiwa, serta juga masih minimnya sistem untuk memberi peringatan sedini mungkin akan datangnya banjir agar kerugian bisa dikurangi. Untuk itu perlu adanya alat pendeteksi banjir jarak jauh, tidak hanya meningkatkan keakuratan pendeteksian pada banjir namun nantinya bisa dipantau secara real time sehingga memberikan kondisi ketinggian air dan siaga banjir disaat yang tepat Indah Fitri Astuti. 2017. Penelitian untuk rancang bangun perangkat lunak dan perangkat keras contohnya sudah dilakukan merancang sistem mobile untuk notivikasi kondisi banjir satria et al, 2017, anindita et al, 2016 dalam bentuk SMS yang adalah hasil proses sistem mikrokontroler arduino uno atau raspberry Pi dan GSM Modul. Prototipe yang sudah ada tersebut bisa menjadi basis penelitian dan pengembangan untuk penerapan berikutnya. Berdasarkan barbagai masalah maka peneliti berinisiatif membuat sebuah alat, yang dirancang mampu bekerja untuk mendeteksi banjir secara otomatis dengan sistem kendali yang sesuai dengan flowchart yang dirancang dengan menggunakan sensor ultrasonik dan mikrokontroler arduino uno sebagai kontroler utama. METODE PENELITIAN Alat dan Bahan Pada penelitian ini metodelogi penelitian yang digunakan adalah SDLC Software Development Life Cycle yaitu siklus pengembangan perangkat lunak yang didalamnya terdiri atas siklus dari analisis, desain, implementasi, testing dan pemeliharaan Dedi Satria 2017. Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perancangan prototipe sistem peringatan dini banjir berbasis arduino uno dengan tahapan analisis, desain dan implementasi. Perancangan sistem di bangun menggunakan beberapa modul yaitu Arduino Uno, Sensor Ultrasonik, Buzzer, modul SIM 800L dan lampu LED dengan penjelasan modul tersbeut diantaranya 1. Perancangan perangkat keras Pembuatan sistem peringatan bahaya banjir ini melalui beberapa tahap pembuatan. Langkah pertama adalah mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, seperti Arduino uno sensor ultrasonik dan buzzer. Langkah kedua adalah meletakkan komponen-komponen eletronika agar dapat memudahkan dan penyesuaian sistem dalam penggunaannya. Proses berikutnya adalah membuat rangkaian skematik elektronik sistem peringatan dini banjir dimana pada mikrokontroler Arduino uno dihubungkan ke beberapa komponen lainnya seperti Sensor Ultrasonik HC-SR04, Sim800l, buzzer, indicator LED, regulator switching, Baterai, dan beberapa komponen yang lain. 2. Perancangan LED Rancangan LED terdiri dari sebuah LED dan resistor sebesar 100 ohm. Kisaran besarnya tahanan yaitu dari 100 ohm hingga 1k ohm, tergantung dari kebutuhan pemrogram. Semakin besar tahanan maka cahaya yang dihasilkan akan semakin redup Sofyan 2016. Lampu LED digunakan sebagai indikator level air dengan output berupa cahaya LED yang menyala apabila level air dalam keadaan bahaya. LED warna merah dihubungkan ke pin A1 arduino uno, warna kuning dihubungkan ke pin A2 arduino uno, sedangkan warna hijau dihubungkan ke pin A3 pada Arduino Uno. Gambar 1. Perancangan LED 3. Perancangan Busser Buser berfungsi sebagai indikator visual dalam bentuk suara Adhitya Permana 2015. Pada perancangan ini buzzer akan aktif ketika titik air melewati batas yang telah di tentukan. Dimana kabel pada buzzer dihubungkan ke pin A0 pada arduno uno Gambar 2. Perancangan Buzzer ILTEK, Volume 14, Nomor 01, April 2019 ISSN 1907-0772 2041 4. Perancangan Sensor Ultrasonik Merupakan sensor jarak yang memanfaatkan gelobang suara ultrasonik didalam proses pengukuran jarak suatu objek Adhitya Permana 2015. Pada perancangan ini ensor ultrasonik merupakan rangkaian indikator untuk mendeteksi ketinggian air. Dimana pada rangkaian ini kutub VCC dari sensor dihubungkan ke pin 5V pada Arduino, trig ke pin digital 3 arduino, echo dihubungkan pada pin digital 2 arduino dan ground ke ground dari Arduino uno. Gambar 3. Perancangan sensor ultrasonik 5. Perancangan SIM 800L Pada rangkaian ini digunanakan SIM 800L sebagain penanda adanya prubahan ketinggian air melalui Short message service SMS. Dimana pin TX SIM 800L dihubungkan ke pin digital 7 pada arduino uno dan RX dihubungkan ke pin 8 Arduino uno, sedangkan VCC SIM 800L dihungkan out + pada stop down dan ground SIM 800L dihubungkan ke out mines pada stop down Gambar 4. Perancangan Modul GSM SIM 800L HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Pengujian Alat Secara Keseluruhan Pengujian ini dilakukan ketika semua komponen telah terpasang pada mikrokontroler arduino uno. Untuk mengetahui kepekaan baca terhadap level air. Hasil uji kemudian di bandingkan dengan lampu led sebagai indicator dan sms sebagai keterangan ketinggian air yang terdapat pada rangkaian. Hasil pengujian ini dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Hasil pengujian alat secara keseluruhan Berdasarkan tabel 1 dapat dijelaskan jika level air air minimum maka lampu hijau akan menyala, buzzer berbunyi secara pelan dan sms akan dikirim ke nomor tujan dengan keterangan status dalam kondisi aman, jika level air sedang makan lampu led kuning akan menyala, buzzer berbunyi dan sms akan di kirim ke nomor tujan dengan keterangan status dalam kondisi siaga, dan jika level air melwati batas maksimum maka lampu merah akan menyala, buzzer berbunyi semakin keras dan sms dikiri dengan keteragan status dalam kondisi bahaya. Hal ini mengindikasikan bahwa alat bekerja dengan baik. Sedangkan menurut Abdul Chobir 2017 bahwa alat yang dihasilkan tidak ditemukan eror dalam pengujian. Dari hasil pengujian yang dilakukan didapat eror pengujian sama dengan nol dengan ketinggian air yang di ukur adalah 30 cm, 50 cm, 70 cm Pengujian pertama dilakukan dengan mengatur ketinggian sensor setinggi 10 cm di atas permukaan air, jika air melewati batas warna hijau yang telah di tentukan maka buzzer akan berbunyi secara pelan seperti gambar dibawah ini. Gambar 5. Hasil pengujian air dalam kondisi aman. Gambar 6. Hasil pengeriman pesan dari modul GMS, status dalam kondisi aman. ILTEK, Volume 14, Nomor 01, April 2019 ISSN 1907-0772 2042 Gambar 6. Dapat dijelaskan bahwa ketika air melewati batas yang telah ditentuka yaitu batas 10 cm maka Modul GSM SIM 800L akan mengirimkan pasan singkat kepada nomoor tujuan dengan keterangan status dalam kondisi aman. Pengujian kedua dilakukan dengan mengatur ketinggian sensor setinggi 20 cm di atas permukaan air jika air melewati batas warna kuning maka buzzer akan berbunyi, sepertiyang dilihat pada gambar dibawah ini. Gambar 7. Hasil pengujian air dalam kondisi siaga Gambar 8. Hasil pengiriman pesan dari modul GSM, status dalam kondidi siaga Gambar 8. Dapat dijelaskan bahwa ketika air melewati batas yang telah ditentuka yaitu batas 20 cm maka Modul GSM SIM 800L akan mengirimkan pasan singkat kepada nomor tujuan dengan keterangan status dalam kondisi siaga. Pengujian ketiga dilakukan dengan mengatur ketinggian sensor setinggi 30 cm di atas permukaan air jika air melewati batas warna merah maka buzzer akan berbunyi dan pesan akan di kirim ke nomor tujuan. seperti gambar dibawah ini. Gambar 9. Hasil pengujian air dalam kondisi bahaya Gambar 10. Hasil pengiriman pesan dari modul GSM, status dalam kondidi siaga Gambar 10. dapat dijelaskan bahwa ketika air melewati batas yang telah ditentuka yaitu batas 30 cm maka Modul GSM SIM 800L akan mengirimkan pasan singkat kepada nomor tujuan dengan keterangan status dalam kondisi bahaya. Dari semua kondisi mulai dari kondisi aman. Siaga dan bahaya menurut Indah Fitri Astuti 2017 Pesan sms akan berubah jika sensor ultrsonik mendeteksi ketinggian air berubah dari titik 0 dan terus meningkat hingga di titik 5 cm, 10 cm, 15 cm. KESIMPULAN Kesimpulan yang di dapat diambil dari penelitian ini yaitu sebagai berikut 1. Untuk merancang sebuah alat pendeteksi banjir, terdapat beberapa rangkaian yang dibutuhkan yaitu Pertama, regulator switching disini berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik yang masuk pada alat. Kedua, sensor ultrasonik yang akan mendeteksi perubahan ketinggian air. Ketiga, Mikrokontoler Arduino Uno berfungsi memproses dan menyimpan data yang dikirm oleh sensor. Keempat, GSM Sim800L jaringan ILTEK, Volume 14, Nomor 01, April 2019 ISSN 1907-0772 2043 yang digunakan untuk mengirim informasi perubahan ketinggian air berupa Short Message Service kepada nomor hendpone yang telah dimasukkan dalam koding. Kelima, buzzer disini berfungsi untuk mengeluarkan bunyi penanda adanya perubahan ketinggian air. Kelima Rangkaian tersebut harus ada dalam membuat sebuah alat pendeteksi banjir. 2. Proses kerja alat ini dimulai dari sensor ultrasonik yang berfungsi sebagai pendeteksi ketinggian air kemudian dikirim ke mikrikontroler Arduino uno, Arduino uno menyimpan data yang dikirim oleh sensor ultrasonik kemudian diproses setelah itu dikirim ke Handphone secara real time yang nomor-nya telah ditentukan dalam Coding dengan menggunakan jaringa GSM Sim800L dan bunyi buzzer sebagai penanda adanya perubahan ketinggian air. Pengujian dilakukan dengan cara memasukkan air pada boks yang di isi dengan air dimana pesan akan dikirim ke nomor tujuan dan buzzer akan berbunyi ketika titik air telah melewati batas yang ditentukan yaitu, titik aman 10 cm, titik siaga 20 cm dan titik bahya banjir 30 cm. DAFTAR PUSTAKA Abdul Chobir1, Asep Andang, Nurul Hiron, 2017, Sistem Deteksi Elevasi Permukaan Air Sungai Dengan Sensor Ultrasonic Berbasis Arduino, Fakultas Teknik, Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Adhitya permana, dedi Trianto, tedi rismana, 2015, Rancang Bangun Sistem Monitoring Volume Dan Pengisian Air Menggunakan Sensor Ultrasonik Berbasis Mikrokontroler Avr Atmega8. Alfred Tenggono, Yovan Wijaya, Erick Kusuma, Welly, 2015, Sistem Monitoring Dan Peringatan Ketinggian Air Berbasis Web Dan Sms Gateway, STMIK PalComTech, Palembang. Dedi Satria, Syaifuddin Yana, Rizal Munadi, Saumi Sistem Peringatan Dini Banjir Secara Real-Time Berbasis Web Menggunakan Arduino Dan Ethernet. Fahruddin, 2014, Prototype Monitoring Ketinggian Air Pada Waduk Berbasis Mikrokontroler, Jurusan Teknik Informatika Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Indah Fitri Astuti, Arton Nuary Manoppo, Zainal Arifin, 2017, Sistem Peringatan Dini Bahaya Banjir Kota Samarinda Mengunakan Sensor Ultrasonic Berbasis Mikrokontroler Dengan Buzzer Dan Sms, Fakultas Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi, Universitas Mulawarman Samarinda Sofyan, Catur Budi Affianto, Sur Liyan, 2016, Pembuatan Prototipe Alat Pendeteksi Level Air Menggunakan Arduino Uno R3, Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Janabadra, Mata Muhammad Akbar Prihadi MurdiyatMarson Ady PutraJika terjadi hujan deras, banjir sering terjadi di satu area di Jalan Cipto Mangun Kusumo, yang merupakan jalan utama di Kota Samarinda. Banjir yang umumnya terjadi di sore hari ini menyebabkan masyarakat terjebak berjam-jam di jalan tersebut saat pulang kerja atau kuliah karena di sekitar area ini terdapat banyak perusahaan dan kampus perguruan tinggi. Sebenarnya terdapat jalan alternative lain, tetapi Jalan Dr. Ciptomangunkusumo merupakan jalan terpendek. Agar masyarakat dapat mengetahui situasi terkini di area rawan banjir untuk menentukan saat masyarakat pulang dari kerja sering terjadi banjir yang bahkan dapat menyebabkan kemacetan. Maka dirancang alat pendeteksi banjir di Jalan Cipto Mangun Kusumo Berbasis Arduino. Arduino untuk sensor node dan display node adalah Arduino Nano, sedangkan control node menggunakan Arduino Uno. Sensor ultrasonik HCSR-04 pada sensor node akan mendeteksi ketinggian air yang kemudian data dari sensor node akan dikirimkan ke dengan sistem komunikasi LoRa. Data yang diterima oleh control node merupakan data dari sensor node1 dan sensor node2 yang kemudian akan diperoleh hasil perhitungan rata-rata. Data dari control node akan dikirimkan ke display node yang akan menampilkan data pada papan display berupa tinggi air dan pesan sesuai kondisi tinggi airResearchGate has not been able to resolve any references for this publication. Dapat membuat model alarm banjir dengan menerapkan konsep rangkaian LANDASAN TEORI Komponen Elektronika biasanya sebuah alat berupa benda yang menjadi bagian pendukung suatu rangkaian elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Mulai dari yang menempel langsung pada papan rangkaian baik berupa PCB, CCB, Protoboard maupun Veroboard dengan cara disolder atau tidak menempel langsung pada papan rangkaian dengan alat penghubung lain, misalnya kabel.Komponen elektronika ini terdiri dari satu atau lebih bahan elektronika, yang terdiri dari satu atau beberapa unsur materi dan jika disatukan, dipanaskan, ditempelkan dan sebagainya akan menghasilkan suatu efek yang dapat menghasilkan suhu atau panas, menangkap atau menggetarkan materi, merubah arus, tegangan, daya listrik dan dalam suatu konduktor terjadi perpindahan muatan listrik maka timbullah arus listrik. Bila suatu baterai atau generator dipasang pada rangkaian tertutup maka arus listrik mengalir dari kutub positif ke kutub negatif baterai. Arus listrik dalam kawat logam sesungguhnya merupakan aliran elektron, dan arus diasumsikan terjadi dengan arah berlawanan dengan arah gerak ALAT DAN BAHANAlat Ä 1 papan alas berukuran 30 cm x 20 cmÄ 1 papan penyangga berukuran 30 cm x 20 cm Gambar. Sketsa alarm banjir1. Buatlah penampung air dari botol air mineral dengan memotong bagian atasnya setinggi 15 cm. Kemudian berilah lubang pada bagian dasarnya agar lidi bisa dimasukkan. 2. Pasang tiang penyangga, papan alas, seng, baterai dan bel seperti pada gambar di atas..3. Buatlah pelampung dengan cara menusukkan lidi yang telah diruncingkan pada bola Pasanglah poros pada papan penyangga agar lidi pada penampung tidak Pasanglah botol plastik dan pelampungnya pada papan penyangga, usahakan bagian bawah tidak tertutup untuk masuknya Hubungkan salah satu kabel dari bel dengan seng dan yang satunya pada ujung lidi pada Isilah botol plastik dengan air sampai kabel pada ujung lidi pelampung menyentuh seng dengan cara memasukkannya dalam bak Amati apa yang terjadi !V. HASIL PENGAMATANPada saat botol diisi oleh air, maka akan mendorong pelampung naik dan menyentuh seng pada penyangga, kemudian secara otomatis bel akan berdering terus menerus yang menandakan adanya bahaya banjir yang akan datang karena bertambahnya volume listrik dapat mengalir pada rangkaian tertutup. Kabel pada lidi dan seng pada penyangga berfungsi sebagai saklar. Ketika wadah diisi air, pelampung mendorong kabel pada lidi sehingga menyentuh seng. Pada keadaan ini, rangkaian menjadi tertutup sehingga mengakibatkan bel berdering. Pelampung dibuat dari bola pingpong agar terapung dalam air, sehingga mendorong tiang pelampung. Semakin panjang tiang pelampungnya semakin cepat bel berdering. Pembuatan alarm banjir ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena akhir–akhir ini negeri kita dilanda bencana banjir. Kita harus segera mensosialisasikan temuan ini untuk membantu agar korban akibat dari bencana banjir berkurang, karena masyarakat dapat mendeteksi tanda–tanda banjir datang dengan cepat. Selain itu pembuatan alat yang sangat sederhana sehingga dapat dipraktekkan oleh masyarakat dari berbagai Mengapa pelampung naik ketika botol plastik diisi air !Jawab Pelampung naik ketika botol plastik diisi air karena mendapat tekanan dari air yang semakin Apakah fungsi pelampung pada alat ini ?Jawab Fungsi pelampung pada alat alarm banjir adalah sebagai pendorong kabel pada lidi sehingga menyentuh Apa yang terjadi pada bel listrik ketika kabel pada ujung lidi menyentuh seng ?Jawab Ketika kabel pada ujung lidi menyentuh seng maka bel listrik akan berdering secara terus menerus yang menandakan peningkatan volume air yang berpotensi untuk terjadinya Apa yang akan terjadi jika bola pingpong diganti dengan plastisin ?Jawab Jika bola pingpong diganti dengan plastisin, maka bel tidak akan berdering karena plastisin tidak terapung dalam air, sehingga tidak mampu mendorong tiang pelampung untuk menyentuh Mengapa ketika ujung kabel pada lidi tidak menyentuh seng, bel tidak berdering ?Jawab Ketika ujung kabel pada lidi tidak menyentuh seng, bel tidak berdering karena ujung kabel pada lidi berfungsi sebagai saklar sehingga rangkaian tidak tertutup dan arus listrik tidak mengalir untuk membunyikan Bagaimana caranya agar bel cepat berdering meskipun air dalam pelampung naik beberapa cm saja ?Jawab Agar bel cepat berdering meskipun air dalam penampung naik beberapa cm saja adalah dengan cara memanjangkan tiang pelampung lidi. Tampak Depan Sebelum Ada Air Tampak Depan Setelah Ada Air Tampak SampingContoh replika alarm banjirKesan Membuat alarm banjir sangat menyenangkan, karena meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa. Pertama, dapat melatih kita untuk bekerjasama dan kompak. Kedua, kita mendapat pengalaman baru merangkai alarm banjir, di sini pun membutuhkan keterampilan dan ketelitian serta kerjasama sehingga sangat menyenangkan bagi setiap siswa apalagi ketika percobaannya berhasil Pada saat praktikum, pembimbing masih belum sepenuhnya mengawasi siswa, sehingga siswa masih kurang sempurna dan benar dalam mengerjakannya. Sebaiknya guru mengawasi setiap kelompok dan jika perlu meminta bantuan guru lain untuk mengawasi agar percobaan lebih Penjelasan yang disampaikan guru sudah baik, guru juga telah menguasai materi..3. Dalam melakukan kegiatan praktikum sebaiknya tidak gerogi dan dilakukan dengan terampil, cermat, dan dkk. 2008. Petunjuk Praktikum Pendidikan IPA di SD Program S1 PGSD. Kebumen UNS

cara membuat alarm banjir